MINUM SUSU FORMULA, BOLEH GAK SIH?

 

Susu Formula

Setiap kali seseorang baru menjadi Mama, pasti selalu bertanya, "Boleh gak sih kasih susu formula ke anak? Kapan anak boleh minum susu formula? Gimana kalau ASI gak keluar?"

Dan setiap ada yang bertanya sama Mama atau hanya sekedar melempar thread diskusi di grup WhatsApp, Mama selalu konsisten menjawab, "Boleh donk! Kenapa tidak?"

Tapi..... ASI tetap nomor 1! Mama percaya nutrisi terbaik hanya berasal dari ASI dan dengan menyusui, Mama dan baby juga bisa membangun ikatan yang berbeda dengan orang lainnya. Tapi, gimana kalau ada hal-hal yang membuat seorang Mama gak bisa kasih ASI?

Tentu susu formula adalah alternatif yang terbaik. Ingat ya, alternatif!

Sebagai Mama eping (exclusive pumping) selama kurang lebih 10 bulan untuk 2 bocah dan Mama yang kasih ASI sekaligus susu formula, Mama Mochi tidak akan judge salah satu sisi. Keduanya sama baiknya. Karena yang lebih penting adalah kesehatan, kebahagiaan dan kewarasan Mama dan baby.

Mama pernah cerita alasan kenapa Mama gak bisa sepenuhnya kasih ASI ke anak-anak disini. Banyak faktor yang bikin seorang Mama gak bisa kasih ASI. Yang lebih penting, dia sudah berusaha sepenuhnya untuk memberi yang terbaik. Jangan sampai menjadi beban, merasa memberi ASI adalah pengorbanan, dan ketika anak-anak dewasa nanti, hal itu yang selalu dijadikan tuntutan. Misalnya kata-kata toxic kayak begini, "Udah bagus dulu Mama susuin kamu 2 tahun! Sekarang gak mau balas budi!"

Ekstrim sih. Tapi percaya deh. Mama aja didoktrin sama orang tua Mama kalau Mama ini pas dilahirin susah. Jadi tiap ngasih wejangan ke Mama Mochi, peristiwa itu yang diulang-ulang sama orang tua. Gak enak banget kan?

Nah, kebetulan juga selama hampir 8 tahun kerja, Mama punya kesempatan untuk belajar dari brand-brand susu formula di Indonesia. Pernah juga kerja buat market leader brand. Jadi, Mama bisa lihat perspektif dan tujuan mereka terus memproduksi susu formula, walau kadang banyak ketentuan dari BPOM.

Salah satu fakta yang Mama pelajari adalah ternyata seorang anak itu butuh kebutuhan kalsium, vitamin, zat besi, dan mineral lainnya hingga usia 12 tahun! 12 tahun woooww lama sekali ya. Tapi banyak Mama yang gak tahu fakta ini. Pikirnya, setelah anak 5 tahun, berhenti aja deh minum susunya. Mahal. Bisa diganti sama UHT. Atau bahkan, saking antinya sama susu formula, habis ASI, langsung minum UHT / Fresh Milk.

Kebutuhan nutrisi anak sesungguhnya bisa dipenuhi meski tidak diberikan susu formula, namun berapa takaran yang dibutuhkan, makanan apa yang harus diberikan, tidak semua Mama tahu jumlahnya. Dan apa dampaknya buat si anak? Yang paling mudah terjadi adalah stunting! Mama dulu pernah cerita di Instagram kalau Koko Mochi sempat hampir stunting. Salah satu yang direkomendasikan dokter anak saat itu adalah pemberian susu formula yang tinggi kalori. Karena di satu sisi, asupan makanan yang masuk ke Koko Mochi juga terbatas. Sehingga pemberian susu formula tinggi kalori itu penting untuk menambah berat badan - dan tentunya tinggi badan.

Jadi, buat Mama yang ragu buat kasih susu formula ke anaknya, tenang ya! Kamu gak sendirian! Anak susu formula juga tetap sehat kok. Dan kalau kamu Mama ASI, semangat ya! Kamu pasti bisa! 2 tahun gak terasa tiba-tiba udah harus disapih aja :)

Pesan Mama, apapun pilihanmu, selalu konsultasikan ke dokter anak ya!

Comments

Popular posts from this blog

MENGAJARKAN ANAK PAKAI MASKER (1-3 TH)

APA KABAR PANDEMI HARI INI?