CLODI VS DIAPERS : TENTANG PILIHAN POPOK BAYI NEWBORN


 "Jangan pakai diapers! Nanti boros, lho!" ucap salah satu orang tua ketika bayi pertamaku lahir. Wow, sungguh mengagetkan. Kebutuhan anak di awal saja sudah diperingatkan kalau nantinya akan banyak biaya tak terduga yang harus dikeluarkan.

Sebagai seorang ibu - apalagi yang baru jadi ibu, pilihan menggunakan clodi (celana kain) atau diaper selalu menjadi pertimbangan. Dulu, aku salah satu ibu yang idealis. Ketika menyiapkan kebutuhan bayi pertama kali, clodi menjadi salah satu item penting yang harus dibeli. 1 lusin clodi sudah disiapkan, dengan bayangan kalau anakku ini cukup pintar dan bisa menggunakan clodi di hari-hari pertamanya.

Dan seperti biasa, pikiran-pikiran idealis itu tentu saja buyar seketika. LOL. :D
Sejak bayiku lahir, pihak rumah sakit sudah menggunakan diapers. Ketika mengajarkan cara memandikan anak, suster-suster juga mengajari cara menggunakan diapers. Wow, nikmat sekali, pikirku. Selesai pakai tinggal dibuang. Praktis, gak perlu cuci lagi. Cuma ya, lumayan juga kalau beli 5 kantong besar diapers tiap bulannya.

Sepulang dari rumah sakit, aku mencoba memakaikan clodi pada bayiku. Wah, lucu ya, pikirku. Karena clodi punya banyak warna dan bahannya lembut. Tapi tidak ada perbedaan pada bayiku. Kenyamanannya sama seperti ketika menggunakan diapers.

Baru 5 menit memakai clodi yang bersih, bayiku sudah buang air kecil. Dia menangis, padahal sedang tidur pulas sebelumnya. Baik. Saatnya mengganti clodi dengan yang baru. Suasana kembali tenang dan bayiku kembali tidur. Sayangnya, 5 menit kemudian, bayiku kembali menangis. Ternyata dia buang air kecil lagi dan hanya sedikit. Tapi karena clodi basah, dia merasa tidak nyaman. Kali ini, kuganti lagi clodi-nya, namun dia tak bisa tidur lagi. Mungkin karena sudah 2 kali terbangun, dia merasa enggan tidur lagi. Aku pun melihat tumpukan cucian yang tiba-tiba menggunung karena dalam 10 menit sudah ganti beberapa clodi. Dengan kondisi kami tinggal di apartemen kecil tanpa balkon saat itu, tentu mencuci baju yang banyak bukan pilihan yang baik.

Akhirnya, malam itu kami putuskan untuk memakai diapers saja. Dengan alasan : kewarasan dan kesehatan. 
Dengan pakai diapers, bayi bisa tidur lebih pulas dan tentunya baik untuk pertumbuhannya yang memang butuh banyak tidur di awal-awal kehidupannya. Untuk orang tua, juga jadi lebih waras. Kita bisa tidur lebih lama dan punya waktu untuk diri sendiri.

Semua pilihan, pasti ada resiko untung rugi, baik dan buruknya.
Untuk kami, pilihan menggunakan diapers adalah yang terbaik (dan menyenangkan!)
Kami percaya, di waktunya nanti, anak juga akan belajar untuk berhenti menggunakan diapers.

Apapun pilihanmu, pilihlah yang terbaik untuk dirimu sendiri. Jangan pusing sama omongan orang lain. Toh, ketika tumpukan clodi-mu menggunung atau tagihan diapers-mu tinggi, mereka juga tidak akan ada untuk membantu.

*Peluk virtual untuk semua ibu baru
 

Komentar